h1

no idea…

January 17, 2010

hmm, its been a while since my last post…

hemm, sebenernya saya ga ada ide buat nulis, karena selama seminggu ini kebanyakan saya diem di rumah, jadi ga ada inspirasi masuk, yah, just say hi aja deh, biar blog nya ga mati, hahahah…

little update on what I do recently :

-helping buying my bro a new PC

- get back to the Rune Midgard aka Ragnarok Online world (just whisp on Fyre if u want to talk with me)

-get back to the Getamped world  whisp on .Changeling.  if u want to challenge me on 1 on 1 battle, be careful, I’m good at this game

-having a plane to go to Thailand this weekend, I hope its going well..

well, thats all for today folks, see u on the next post ! it might be about Thailand ^^

h1

UAS beres ? Happy ! (^.^)v

January 11, 2010

akhirnya, uas keparat beres juga, hahah. saya bisa santai sekarang. 3 minggu libur, cukup lah, untuk menghilangkan kepenatan selama kurang lebih 4 bulan disiksa ama yang namanya kuliah. hehe. sebenernya saya ga benci kampus, tapi, saya benci kuliah yang geje, yah banyak lah, ga usah disebut deh~

hmm, akhir akhir ini saya lagi seneng, kenapa ? karena tentunya banyak hal yang bikin seneng. memperbaiki hubungan sama seseorang yang istimewa, hal yang bikin seneng. bisa mainin Stay Away nya Laruku sama Black Jack nya Janne da Arc, thanks to my best buddies, Wicakra Putra and Geza Wiedya, kenapa ? karena kalo ga ada mereka, saya males belajar drum sendiri, belajar drum sama laptop, atau iPhone, itu membosankan banget, ga hidup ! lagian, saya semangat, karena mereka berdua juga dengan semangat ngulik itu 2 lagu yang notabene nya ga gampang dimainin. dan rencananya, band saya akan kedatangan vokalis baru, semoga aja bisa klop, dan jalan terus, ahahah.  ini juga bikin seneng.

apalagi yang bikin seneng ? karir Master League dan FIFA 10 saya melonjak edan. sekarang, Master League saya udah beli sekitar 6 pemain, Mauro Matthias Zarate, Mark Noble, Gabriel Agbonlahor, Vincent Kompany, Fabio Quagliarella dan Martin Caceres (oh yeah, you Juventus, give Marty back to us !). dan juga berhasil naikin 2 orang tim Junior Barca ke Tim inti, edan, baru 16 taun, stat nya udah 82 aja. kalo di FIFA 10, Villareal saya juga udah makin edan. Robert Acquafresca dan Gerrard Pique. setelah sebelum nya saya beli Javi Martinez (this dude rocks hard), Angel di Maria (jarang ngegolin, tapi oke lah),  dan Davide Santon (elemen esensial dalam persayap kirian). dan ternyata, saya menemukan bahwa Gonzalo Rodriguez, Diego Godin, Marcos Senna, Sebastien Eguren, Llorente dan Jonathan Pereira adalah setan setan yang potensi nya belom keluar di Villareal dunia nyata, mukakaka… ini bikin seneng banget.

apalagi yang bikin seneng ? tentunya NDS baru (tapi beli bekas) yang akan selalu setia menemani diriku disetiap malam, mukakak. jadi ceritanya, temen saya Fahmi, berniat berhenti jadi gamer, alesan nya ? baca sendiri di sini. dia jual NDS itu 1 juta, lengkap dengan beberapa perlengkapannya, berhubung NDS saya udah bedul, dan konon ga bisa dibenerin, yaudah, saya ambil aja itu NDS, dan saya ga nyesel, karena Megaman Starforce 3 : Black Ace is a hell of a game ! bikin seneng juga..

hmm, yang lagi nge hype lagi di kampus,  selain permainan meniru seseorang yang sangat kocak, seperti : ma ma ma, ieu tabuh shabaraha ? atau aww nyecrum ! atau naon ? naon ? naon ? dan sebagainya, pasti tau lah, adalah KKN. iya KKN. banyak anak 07 yang udah rame aja ngomongin KKN. kalo saya sih, belom siap, secara SKS dan secara mental. hahaha. dan ternyata, hikmah dari saya menunda KKN itu OK BANGET. gini.

1. sobat sobat saya di kampus belom pada ngambil KKN sekarang

2. yang paling penting, seseorang dari masa lalu saya juga gitu. YES.

jadilah saya senang juga.

hmm, apalagi ya ?

ah iya, ada yang bikin bete juga, tapi ga ngaruh lah. apa yang bikin bete ? situasi politik di kampus. udah ga sehat. ada yang sok baik ama saya. ah, I’m fed up with things like that, just leave me alone ! yaay !

okay, sekian update an kehidupan saya sementara ini, yah. doakan saja yang terbaik lah buat saya, amiin.

Quote of the Day

Dosen : Apa judul buku John Locke dan Adam Smith ?

Cakra : err.. Wealth of Nation.. sama…

Dosen : oke Wealth of Nation, satu lagi ?

Cakra : err…

Dosen : AAAAHHH~~ (sambil ngibas tangan, ngusir)

Cakra : YES !!!

-Percakapan di UAS Dasar Dasar Ilmu Politik-

h1

Musik dan Globalisasi : Visual Kei dan Protest Songs

January 10, 2010

Musik dan Globalisasi : Visual Kei dan Protest Songs

Globalisasi adalah sebuah proses yang sudah lama terjadi di dunia. Pada awalnya, proses ini tidak disadari pada masa awal globalisasi, karena mungkin pada masa itu ilmu pengetahuan belum sampai ke titik untuk memikirkan hal seperti itu. Globalisasi dipercaya dimulai ketika manusia mulai bisa mengarungi lautan dengan jarak tempuh yang jauh dari tempat mereka berasal. Globalisasi diawali dengan ditemukan nya teknologi oleh bangsa Eropa sehingga mereka bisa menjelajah lautan lebih jauh daripada sebelumnya. Berangkatnya bangsa Eropa ke belahan dunia lain demi mencari dunia baru. Proses ini diikuti dengan penyebaran ilmu pengetahuan, agama, dan berbagai macam hal lain nya ke tempat yang disebut oleh orang orang Eropa pada masa itu sebagai ‘dunia baru’. Colombus menemukan benua Amerika, Vasco da Gama berlayar ke Afrika hingga India, Marcopolo berlayar ke Timur hingga ke daerah China, bahkan Indonesia.

Ini adalah dari sebuah proses, yang didefinisikan oleh Graham Evans dan Jeffrey Newnham dalam buku Dictionary of International relations sebagai sebuah proses dimana agen state-centric melebur dalam sebuah struktur hubungan antara aktor berbeda, bekerja dalam konteks yang benar-benar mengglobal daripada hanya bersifat internasional.

Dalam perkembangannya, Globalisasi tak hanya menyebarkan ilmu pengetahuan dan agama ke seluruh dunia. Globalisasi juga menyebarkan kebudayaan seperti tarian, cerita rakyat, olah raga, dan tentunya, hal yang akan dititik beratkan dalam essay ini, MUSIK.

Musik, menurut definisi dari Merriam-Webster Dictionary adalah ilmu pengetahuan atau seni dari merangkai nada atau suara dalam sebuah urutan, kombinasi dan hubungan tempo untuk menciptakan sebuah komposisi yang memiliki kesatuan dan bersifat kontinu. Musik, selain sebagai sebuah seni, memiliki sangat banyak fungsi. Menunjukan identitas negara misalnya, dengan lagu kebangsaan. Musik juga adakalanya dipakai ketika perang. Bisa kita lihat dari kisah-kisah peperangan di abad 18-an, di dalam kesatuan perang, mereka memiliki pasukan Drum Corps, pasukan ini bertujuan untuk memainkan Drum Roll untuk memicu semangat para pejuang. Selain itu, musik juga seringkali digunakan sebagai sebuah ajakan atau bahkan kritik terhadap suatu hal. Contohnya adalah lagu Sunday Bloody Sunday oleh U2, yang dibuat untuk mengkritik tindakan tentara Inggris yang menembaki (dan membunuh) demonstran yang memperjuangkan hak sipil pada tahun 1972.

Musik memiliki berbagai macam cabang. Sangat banyak, entah itu Pop, Rock, Jazz, Metal dan masih banyak lagi. Yang akan dibahas dalam essay ini, adalah, musik yang memiliki penyebaran yang sangat dahsyat ke seluruh dunia. Yang akan dibahas sebagai contoh dalam essay ini adalah : Visual Kei dan musik rock Jepang (untuk mewakili globalisasi musik di bidang budaya) dan lagu-lagu protes (Protest Songs) (untuk mewakili globalisasi musik di bidang politik).

Visual Kei dan Musik Rock Jepang

Bahasan pertama essay ini adalah Visual Kei, sebuah gaya yang datang dari negeri Jepang. Mengapa saya memilih Visual Kei dalam essay bertema musik ini ? selain karena kesenangan pribadi terhadap musik-musik band Visual Kei, menurut saya Visual Kei ini adalah sebuah fenomena yang sangat menarik untuk dibahas, dan mungkin akan membantu orang awam untuk lebih memahami Visual Kei ini dan tidak menjustifikasi orang yang berdandanan Visual Kei dengan kata kata “ada orang gila sok sok pake baju gothic.”.

Visual Kei adalah sebuah termin untuk menyebut sebuah sub genre dalam bidang musik rock Jepang yang berdandan dengan make up tebal, gaya rambut yang mencolok dan kostum yang flamboyan, bahkan kadang seringkali bersifat sangan feminim (Neil Strauss, THE POP LIFE; End of a Life, End of an Era.). Gaya seperti ini, terpengaruhi secara kuat, oleh band asal Amerika yang sedang terkenal masa itu, KISS (dalam sebuah interview, Yoshiki –drummer sekaligus leader dari X Japan- secara terang terangan mengakui bahwa band KISS adalah band idolanya, dan KISS adalah band yang pertama ia beli CD nya dan ia tonton konsernya bersama ibunya). Visual Kei muncul sekitar tahun 80an, dipopulerkan oleh band legendaris Jepang, X Japan. Nama Visual Kei sendiri muncul dari slogan X Japan yang berbunyi “PSYCHEDELIC VIOLENCE CRIME OF VISUAL SHOCK”.  Genre ini sendiri, di Jepang mulai menjamur dengan gila-gilaan pada tahun 1988, di masa jaya X Japan (Dejima Kouji, Bounce Di(s)ctionary Number 13).

Pada awalnya, band yang berdandanan Visual Kei memiliki aliran musik yang merupakan campuran dari Gothic, Rock, Metal dan Punk (ini memang aliran musik yang sedang mewabah diseluruh dunia di masa itu). Trend ini makin menjamur di awal  1990an ketika muncul band band (yang masih terkenal sampai sekarang), seperti L’Arc~en~Ciel dan Luna Sea. Di masa ini, Visual Kei sudah tidak ber aliran musik seperti pada tahun 80an dulu. Di masa ini, band-band beraliran Visual Kei sudah makin memiliki ciri khas tersendiri, dan mulai menghilangkan elemen elemen musik tadi, sehingga hanya meninggalkan elemen Gothic dan Rock nya saja. Lagu lagu mereka tersendiri bernuansa mistis, sesuai dengan gaya mereka yang terlihat misterius.

Lalu gaya ini makin berkembang saja dengan munculnya band seperti Malice Mizer yang memasukan aransemen klasik milik Mozart dan Beethoven ke dalam musik mereka. Namun, pada tahun sekitar pertengahan 1990an, gaya ini mulai memudar. Di tahun ini pula, salah seorang pioner di bidang Visual Kei, hide dari X Japan meninggal dunia. Inilah masa masa dimana Visual Kei mengalami kemunduran. Band yang muncul di masa ini, seperti Kagerou, D’espairs Ray, dan masih banyak lagi, gagal mencapai sukses para pendahulunya. Terlebih lagi, band yang di masa indie nya bergaya Visual Kei, meninggalkan dandanan nya ketika masuk Major Label, contohnya adalah L’Arc~en~Ciel yang sampai sekarang belum pernah bergaya Visual Kei lagi.

Pada tahun 2000an, inilah saat yang bisa dikatakan titik kehancuran Visual Kei. Setelah kehilangan hide di tahun 1998, pada tahun 1999 Visual Kei kembali kehilangan Kami, Drummer Malice Mizer, yang konon menjadi penyebab keluarnya GACKT, vokalis Malice Mizer, yang akhirnya memutuskan bersolo karir dan meninggalkan gaya Visual Kei nya.  Pada masa inilah, banyak band yang awalnya bergaya Visual Kei mulai meninggalkan Visual Kei. Contohnya Dir en Grey, yang sekarang berorientasi aliran Nu Metal, dan benar benar meninggalkan Visual Kei, baik dari segi musik walaupun segi dandanan.

Namun, pada sekitar tahun 2007, geliat Visual Kei mulai terlihat lagi. Ini bisa dilihat dari menyebarnya band band seperti Dir en Grey dan MUCC ke pasar Eropa dan Amerika Serikat. Memang, gaya dandanan mereka sudah tidak bersifat Visual Kei, namun, para fans mereka di negara negara seperti Amerika Serikat dan negara negara Eropa, tidak meninggalkan dandanan tersebut. Banyak sekali para Cosplayer (orang yang suka meniru dandanan seperti Anime, termasuk Visual Kei juga) yang menggunakan gaya Visual Kei ini ketika datang ke sebuah acara perkumpulan para pecinta Visual Kei. Yang paling fenomenal adalah, kembali nya X Japan setelah sempat bubar karena ditinggal oleh Toshi, sang vokalis. X Japan kembali mengadakan tur ke luar negeri dan mendapat sambutan yang baik dan juga sukses besar.

Kini, di banyak negara di dunia, Visual Kei bukan lagi sebuah gaya fashion dan musik, sekarang, Visual Kei sudah menjadi gaya hidup. Visual Kei ini secara tidak langsung, membawa perubahan pada gaya hidup seseorang yang menyukai Visual Kei ini sendiri. Biasanya, orang yang menyukai Visual Kei akan bersifat seperti orang Jepang, dan meninggalkan budaya mereka. Contohnya, seorang penganut Visual Kei di Indonesia, biasanya memiliki sifat Anti-sosial (penulis sudah membuktikannya dengan menemui beberapa orang penganut Visual Kei di kota bandung), seperti orang Jepang, cuek, namun ekspresif. Meninggalkan budaya Indonesia yang konon adalah ramah dan sopan.

Protest Songs-Lagu Protes

A protest song is a song
that’s so specific that you
cannot mistake it for bullshit”

-Phil Ochs-

Bahasan yang kedua di essay ini adalah Protest Songs atau lagu-lagu protes. Mengapa lagu protes ? karena lagu protes ini berkaitan erat dengan politik, dan bisa berpengaruh dalam kancah politik dunia. Dalam bagian ini juga, saya akan mencoba menganalisis dua buah lagu protes, pertama adalah HeartBeat oleh sebuah band Jepang bernama Kemuri dan Sunday Bloody Sunday oleh U2.

1960an adalah awal dari para politisi yang menggunakan melakukan politik. 60an adalah waktu yang signifikan dimana Rock and Roll secara langsung mempengaruhi gerakan politik dan sosial, sebut saja Bob Dylan, Neil Young, Marvin Gaye dan John Lennon. Para penulis lagu ini tidak takut menyanyikan lagu protes terhadap pemerintah, presiden dan berbagai hal lain yang dianggap sesuatu yang tabu untuk di kritik. Lagu “What’s going on” oleh Marvin Gaye atau “Give Peace a Chance” oleh John Lennon adalah contoh lagu anti perang Vietnam dimana banyak tentara mati di perang tersebut.

Pada tahun 1960an di Amerika, pergerakan hak sipil dan perang menjadi topik yang sangat hangat untuk dibicarakan. Kebanyakan anak-anak di generasi ini tumbuh dengan propaganda perang di tahun 50an.

Lagu “Respect” oleh Aretha Franklin dianggap sebagai lagu yang sangat kuat memperjuangkan hak wanita dan pergerakan menuntuk hak sipil. Bisa dibayangkan bagaimana bila orang orang hidup tanpa rasa hormat terhadap orang lain ?. (Barbara Moseley, 1960’s Protest Songs. http://www.lessonplanet.com/directory_articles/music_lesson_plans/04_November_2009/191/1960_s_protest_songs)

Lagu protes bukan hanya sekedar lagu idealis yang bisa mengajak orang bernyanyi bersama-sama untuk duduk dan melakukan demonstrasi sosial. lagu protes biasanya ditulis untuk memperjuangkan masalah Perjuangan Gender, Kesamaan Ras dan Kebebasan dari tiran. Lagu Protes yang terbaik adalah yang menyentuh tema universal dan bisa digunakan dalam berbagai macam kondisi yang sama di seluruh dunia, dalam waktu dan tempat yang berbeda, dari tempat musik itu sendiri ditulis.

Musik berbicara untuk kita, sebagai individu atau kelompok, bisa mengajak orang bernyanyi bersama, dan menyampaikan pesan hanya dalam beberapa menit saja

Contoh lagu-lagu Protes, Sejarah dan Analisanya :

Heartbeat by Kemuri

Album : 77 Days

Lyrics by : Fumio Ito

Is that what you really wanna do?
Try to find a difference…
Does it make you happy when you feel like
You are bigger than someone else?

The Color of my skin
Does not really define me
The Color of my blood
Is just like anyone else’s

There’s no line to separate you and me
Never been and will never be

My heart keeps on Beatin’
My heart keeps on Beatin’
Like yours, like anyone else’s
I cry when I’m sad
I smile when I’m happy
Like you do, like anyone else does

Some say it’s just part of human nature
Some say it will never end
Segregation and discrimination
How much more can we accept?

The Colors of our skins
Causing war and hate
Everybody sees it!
Not many try to stop it!

My heart keeps on Beatin’…

Stop now!
We say now or never!
Voice from far East
Land of THE Rising Sun!

Stop now!…

My heart keeps on Beatin’…

Stop now!…

Stop now!
We say now or never!
Voice from far East
Land of THE Rising Sun!
Voice from far East
Land of THE Rising Sun!

Lagu ini dibawakan oleh band Ska dari Jepang bernama Kemuri. Lagu ini berkisah tentang orang orang yang tidak mau memahami perbedaan. Lagu ini dibuat ketika Kemuri membuat album mereka, 77 Days di Amerika. Kemuri, menentang orang-orang yang sering mempermasalahkan tentang perbedaan ras.  Pada bait pertama, dijelaskan, masih banyak orang yang bangga apabila dirinya lebih baik daripada orang lain (yang dimaksud disini mungkin secara fisik, karena pada bait selanjutnya, mereka membicarakan tentang warna kulit).

Di bait selanjutnya, di bagian “The Color of my skin Does not really define me,The Color of my blood Is just like anyone else’s” menunjukan pada dasarnya, manusia tidak bisa dibedakan dari warna kulit, karena warna kulit bukanlah elemen yang esensial dalam hidup manusia, Fumio Ito menonjolkan bahwa Darah, yang merupakan elemen yang sangat penting untuk hidup manusia, dimiliki oleh setiap manusia, dan setiap manusia memiliki warna darah yang sama (kecuali yang punya kelainan, itu berbeda kasusnya.).

Lalu, di bagian “There’s no line to separate you and me Never been and will never be” menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu hal pun yang bisa memisahkan derajat manusia, tidak ada dan tidak pernah ada.

“My heart keeps on Beatin’, Like yours, like anyone else’s, I cry when I’m sad, I smile when, I’m happy, Like you do, like anyone else does” kata kata ini memperkuat bahwa manusia semuanya sama, memiliki jantung yang berdetak, menangis ketika sedih, dan tertawa ketika senang.

“Some say it’s just part of human nature, Some say it will never end, Segregation and discrimination, How much more can we accept?” ini menggambarkan sikap manusia yang apatis terhadap orang yang sering menganggap perbedaan itu biasa. Dan bahkan ada yang menganggap perbedaan dan diskriminasi tidak akan pernah selesai, dan Fumio Ito tidak menerima hal itu.

Bait terakhir lagu ini, yang dinyanyikan secara bersemangat oleh semua anggota band, berbunyi “Stop now! We say now or never! Voice from far East, Land of THE Rising Sun!” ini menunjukan sikap Kemuri tentang harus dihentikannya perbedaan, dan lagu ini adalah suara dari negeri nun jauh di timur, negeri matahari terbit, Jepang.

Sunday Bloody Sunday-U2

Album : War dan Under A Blood Red Sky

Lyrics by : Bono

I cant believe the news today,
I cant close my eyes and make it go away.
How long, how long must we sing this song?
How long? Tonight we can be as one.

Broken bottles under childrens feet,
Bodies strewn across a dead end street,
But I wont heed the battle call,
It puts my back up, puts my back up
against the wall.

Sunday, bloody Sunday.
Sunday, bloody Sunday.

And the battles just begun,
Theres many lost, but tell me who has won?
The trenches dug within our hearts,
And mothers, children, brothers, sisters torn
apart.

Sunday, bloody Sunday.
Sunday, bloody Sunday.

How long, how long must we sing this song?
How long, Tonight we can be as one.
Tonight, tonight.

Sunday, bloody Sunday.
Sunday, bloody Sunday.

Wipe the tears from your eyes,
Wipe your tears away,
Wipe your blood shot eyes.

Sunday, bloody Sunday.
Sunday, bloody Sunday.

And its true we are immune.
When fact is fiction and T.V. is reality,
And today the millions cry,
We eat and drink while tomorrow they die.
The real battle just begun.
To claim the victory Jesus won,
On a Sunday bloody Sunday,
Sunday bloody Sunday.

Konon, pada awalnya lirik lagu ini ditulis oleh Bono untuk memprotes kejadian Bloody Sunday di Irlandia pada akhir tahun 70an. Namun, hingga sekarang, U2 seringkali membawakan lagu ini untuk memprotes berbagai hal, terutama kekerasan seperti perang di Sarajevo. Diawal lagu, ketika tampil Live, Bono selalu berkata ini bukan lagu protes, contohnya, dalam Album Under A Blood Red Sky (album Live U2), Bono berkata “there’s been a lot of talk, of this next song, many many too much talk songs, the song is not a rebel song, the song is Sunday Bloody Sunday”. Walaupun berkata begitu, tapi permainan Larry Mullen Jr.  Di drum, berkata lain. Sebagai Drummer, saya bisa mendengar ketukan yang Larry Mullen mainkan adalah Rudiments yang membangkitkan semangat untuk ikut menyanyikan lagu ini, atau bisa dirasa sebagai sebuah Military Rudiments.

Mungkin sebenarnya lagu ini adalah lagu untuk menentang perang, namun Bono sekalian membuat lirik ini untuk mengenang kejadian Bloody Sunday dulu. Dari judulnya sudah terlihat jelas Sunday Bloody Sunday minggu berdarah, hal ini terjadi ketika ada protes di Irlandia, yang terjadi pada hari Minggu, dan menelan nyawa 13 orang tidak bersalah yang tewas tertembak peluru tentara Inggris. Bait awal lagu menunjukan, bahwa Bono menyaksikan hal yang sangat menyeramkan, tidak bisa hilang begitu saja dengan hanya memejamkan mata.

Lalu, di bait selanjutnya “How long, how long must we sing this song?
How long?
Ini menunjukan bahwa U2 akan terus menyanyikan lagu ini sampai tidak ada konflik lagi di muka bumi.
Broken bottles under childrens feet,
Bodies strewn across a dead end street”
menunjukan situasi sebuah kota di masa perang yang menyeramkan.And the battles just begun,
Theres many lost, but tell me who has won?”
bagian ini menunjukan sikap U2 bahwa tidak ada yang menang dalam peperangan.  “And mothers, children, brothers, sisters torn
apart.”
Bagian ini menunjukan keadaan keluarga yang ada akibat perang, bagaimana sebuah keluarga tercerai berai karena perang. “And its true we are immune. When fact is fiction and T.V. is reality, and Today the Millions cry, we eat and drink while tomorrow they die” ini menunjukan bagaimana tidak peduli nya kita terhadap orang lain. Kita menganggap perang di negara lain adalah acara televisi yang menyenangkan untuk ditonton.

Kesimpulan

Pada bagian pertama, tentang Visual Kei, kita bisa lihat, bagaimana Globalisasi membuat musik dan dandanan Visual Kei yang unik, sangat berbeda dari budaya negara lain pada umumnya, bisa diterima di negara lain. Internet adalah hal yang memungkinkan hal yang tidak lazim seperti ini bisa menyebar ke seluruh dunia. Karena hal seperti ini, jarang sekali muncul di media cetak atau di media elektronik seperti Televisi. Dengan adanya Internet, yang merupakan “Produk Globalisasi” masyarakat negara lain bisa melihat, dan mengikuti bagaimana gaya Visual Kei ini, dan hal ini bisa dengan mudah penyebaran Visual Kei ke seluruh dunia.

Selain itu, Visual Kei ini juga membuat musik Rock Jepang menjadi salah satu aliran yang khas di kancah permusikan Dunia. Salah satu penyebab musik Rock Jepang terkenal adalah seringkali Musik Rock Jepang digunakan sebagai Soundtrack film kartun Jepang atau Anime. Dengan menyebarnya Anime ke seluruh dunia, Band Rock Jepang yang membuka atau menutup anime tersebut bisa menjadi terkenal. Contohnya adalah L’Arc~en~Ciel yang lagu Driver’s High-nya digunakan sebagai Soundtrack Anime Great Teacher Onizuka yang sangat terkenal di seluruh dunia. Dengan kombinasi ini, lagu Driver’s High dicari di internet, lalu lagu L’arc~en~Ciel lain nya didengarkan oleh yang mencati tadi, sejarahnya lalu ditelusuri hingga orang yang mencari tadi bisa saja jatuh hati pada L’arc~en~Ciel yang masih indie dan bergaya Visual Kei di masa itu.

Sedangkan Lagu Protes, bisa dilihat dari lirik ataupun komposisi lagunya sebagai sebuah alat untuk melakukan protes politik secara efektif. Memprotes kebijakan perang dengan lagu seperti Sunday Bloody Sunday, BYOB oleh System of A Down, atau menyebarkan perdamaian seperti Imagine oleh John Lennon, atau juga memprotes rasisme seperti lagu HeartBeat oleh Kemuri. Hubungannya dengan globalisasi terlihat jelas, rasisme, perang dan perdamaian adalah suatu hal yang seringkali dikaitkan dengan globalisasi. Lagu protes adalah salah satu cara untuk membuat perdamaian dunia.

Lagu Protes juga bisa menjadi sarana untuk mengemukakan pendapat dan kritik terhadap hal yang nyeleneh seperti Ku Klux Klan, yang dikritik habis-habisan oleh band Rage Against the Machine dalam lagu Killing in the Name.

Akhirnya, bisa saya simpulkan, bahwa musik adalah suatu hal yang istimewa. Musik dengan globalisasi, akan menimbulkan sebuah gabungan yang bisa menyebabkan pergerakan budaya di suatu negara. Selain itu, musik juga bisa jadi pemicu pergerakan sosial di seluruh dunia.

Blog Things only, Visual Kei that I like, and I don’t

contoh dandanan Visual Kei yang saya ga suka :

saya ga suka dandanan Versailles karena ada Cross Dressernya, alias cowok berpakaian cewek, disini ada Hizaki sama mendiang Jasmine You yang berpakaian cewek, Jasmine You yang kiri bawah, Hizaki yang kanan atas.

ini contoh dandanan Visual Kei yang saya suka (banget)


ini adalah Die dari Dir en Grey, gitarisnya, sayang dia udah ga pake avatar ini lagi :D .

sekian aja ah, hehehe


Lagu “Respect” oleh Aretha Franklin dianggap sebagai lagu yang sangat kuat memperjuangkan hak wanita dan pergerakan menuntuk hak sipil. Bisa dibayangkan bagaimana bila orang orang hidup tanpa rasa hormat terhadap orang lain ?. (Barbara Moseley, 1960’s Protest Songs. http://www.lessonplanet.com/directory_articles/music_lesson_plans/04_November_2009/191/1960_s_protest_songs)

Lagu protes bukan hanya sekedar lagu idealis yang bisa mengajak orang bernyanyi bersama-sama untuk duduk dan melakukan demonstrasi sosial. lagu protes biasanya ditulis untuk memperjuangkan masalah Perjuangan Gender, Kesamaan Ras dan Kebebasan dari tiran. Lagu Protes yang terbaik adalah yang menyentuh tema universal dan bisa digunakan dalam berbagai macam kondisi yang sama di seluruh dunia, dalam waktu dan tempat yang berbeda, dari tempat musik itu sendiri ditulis.

Musik berbicara untuk kita, sebagai individu atau kelompok, bisa mengajak orang bernyanyi bersama, dan menyampaikan pesan hanya dalam beberapa menit saja. (Zeth Lundy, PopMatters Picks: Say It Loud! 65 Great Protest Songs. http://www.popmatters.com/pm/special/section/say-it-loud-65-great-protest-songs/)

Contoh lagu-lagu Protes, Sejarah dan Analisanya :

Heartbeat by Kemuri

Album : 77 Days

Lyrics by : Fumio Ito

Is that what you really wanna do?
Try to find a difference…
Does it make you happy when you feel like
You are bigger than someone else?The Color of my skin
Does not really define me
The Color of my blood
Is just like anyone else’s

There’s no line to separate you and me
Never been and will never be

My heart keeps on Beatin’
My heart keeps on Beatin’
Like yours, like anyone else’s
I cry when I’m sad
I smile when I’m happy
Like you do, like anyone else does

Some say it’s just part of human nature
Some say it will never end
Segregation and discrimination
How much more can we accept?

The Colors of our skins
Causing war and hate
Everybody sees it!
Not many try to stop it!

My heart keeps on Beatin’…

Stop now!
We say now or never!
Voice from far East
Land of THE Rising Sun!

Stop now!…

My heart keeps on Beatin’…

Stop now!…

Stop now!
We say now or never!
Voice from far East
Land of THE Rising Sun!
Voice from far East
Land of THE Rising Sun!

Lagu ini dibawakan oleh band Ska dari Jepang bernama Kemuri. Lagu ini berkisah tentang orang orang yang tidak mau memahami perbedaan. Lagu ini dibuat ketika Kemuri membuat album mereka, 77 Days di Amerika. Kemuri, menentang orang-orang yang sering mempermasalahkan tentang perbedaan ras.  Pada bait pertama, dijelaskan, masih banyak orang yang bangga apabila dirinya lebih baik daripada orang lain (yang dimaksud disini mungkin secara fisik, karena pada bait selanjutnya, mereka membicarakan tentang warna kulit).

Di bait selanjutnya, di bagian “The Color of my skin Does not really define me,The Color of my blood Is just like anyone else’s” menunjukan pada dasarnya, manusia tidak bisa dibedakan dari warna kulit, karena warna kulit bukanlah elemen yang esensial dalam hidup manusia, Fumio Ito menonjolkan bahwa Darah, yang merupakan elemen yang sangat penting untuk hidup manusia, dimiliki oleh setiap manusia, dan setiap manusia memiliki warna darah yang sama (kecuali yang punya kelainan, itu berbeda kasusnya.).

Lalu, di bagian “There’s no line to separate you and me Never been and will never be” menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu hal pun yang bisa memisahkan derajat manusia, tidak ada dan tidak pernah ada.

“My heart keeps on Beatin’, Like yours, like anyone else’s, I cry when I’m sad, I smile when, I’m happy, Like you do, like anyone else does” kata kata ini memperkuat bahwa manusia semuanya sama, memiliki jantung yang berdetak, menangis ketika sedih, dan tertawa ketika senang.

“Some say it’s just part of human nature, Some say it will never end, Segregation and discrimination, How much more can we accept?” ini menggambarkan sikap manusia yang apatis terhadap orang yang sering menganggap perbedaan itu biasa. Dan bahkan ada yang menganggap perbedaan dan diskriminasi tidak akan pernah selesai, dan Fumio Ito tidak menerima hal itu.

Bait terakhir lagu ini, yang dinyanyikan secara bersemangat oleh semua anggota band, berbunyi “Stop now! We say now or never! Voice from far East, Land of THE Rising Sun!” ini menunjukan sikap Kemuri tentang harus dihentikannya perbedaan, dan lagu ini adalah suara dari negeri nun jauh di timur, negeri matahari terbit, Jepang.

h1

11.33 pm 08 Januari 2010

January 8, 2010

hemm, ga bisa tidur, jadi saya nontonin aja itu video drum nya Laruku yang di cover, yang nge cover nya jago banget, dan drum nya kayanya enakeun…

sambil chat sama temen saya Fanny yang cerita tentang pacarnya (diselingi pemberian “gambar eksklusif” dari saya sendiri), juga chat sama Geza yang ngasih beberapa ebook menarik.

hmm, sebentar lagi, ada orang yang saya suka, sayang ga yah ? ga tau deh… bakal berkumpul dengan beberapa orang yang tidak dikenal, untuk melakukan sesuatu, takut juga kalo dia nemu jodohnya disitu, huhuh, saya ga sudi kalo sampe gitu… :( I want her badly, I don’t know if I ever need her even once, but I want her….  ga tau kenapa tiba tiba saya nulis gini, tapi yang pasti.. I really don’t want to see her in the arm of the other man :(

saya cuma berharap ngga gitu deh.. huhuh…

Drumming is not about hitting here and there, it’s about keeping your team mate on their own rail :)

-My Own Quote :p-

h1

Cerita tentang si Kancil-Kancil di Pengadilan

January 6, 2010

nah, mulai hari ini, saya bakal sering nge post cerita cerita lucu yang saya dapat di buku, atau internet, ato mungkin di kehidupan sehari hari. oke langsung aja, ini kisah si Kancil di Pengadilan. saya dapet ini dari buku pemberian mamah saya, judulnya saya lupa, begitu juga pengarangnya. tapi ceritanya saya inget. gini :

Suatu hari, si kancil di bawa ke pengadilan karena ia ketahuan mencuri ketimun. lalu, Jaksa pun membacakan dakwaan nya. setelah itu, terjadilah dialog seperti ini :

Kancil : hakim, mana buktinya saya nyuri ketimun ?

Jaksa : hakim, kami bisa menghadirkan 5 orang saksi yang melihat anda mencuri ketimun tuan kancil !

Hakim : silahkan kalau begitu pak Jaksa

Kancil : tunggu dulu pak hakim ! saya bisa menghadirkan 100 saksi yang tidak melihat saya mencuri ketimun !

Hakim dan Jaksa : ….

h1

Tahun Baru, Layout Baru ? ngga juga.

January 3, 2010

selamat tahun baru bagi yang merayakan, bagi yang tidak, silahkan makan huntu (teuing maksudna naon). singkat aja, saya sih menyikapi taun baru biasa aja, karena nothing special menurut saya sih, patokan saya bukan tahun baru, tapi semester baru. ah damn. yasudah lah, segitu saja dengan taun baru.

oke, layout baru. kenapa saya pake layout baru ? jujur, bukan karena taun baru, tapi karena saya liat blog temen saya yang ganti layout, hmm kayanya asik juga ? yaudah saya ganti aja. tadinya beruang kreasi saya, saya ganti deh jadi gambar gundam. hahah, kenapa gundam ? karena saya sangat cinta gundam dari kecil. jadi inget, gundam pertama saya dulu adalah Sandrock Custom, yang sekarang udah ga tau ada dimana.

okey, kenapa Hi Nu gundam dan Z gundam yang dipilih ? simpel, karena itu gundam kesukaan saya di serial super robot. Z+Hi Nu=invincible combo, hahahah.

sooo, apa yang akan saya perbuat di 2010 ini ?

banyak, sama aja kaya taun kemaren, kecuali symphonesia dan HIMA HI UNPAD, man, I’m fed up with things like that, YUCKS !. jadi, 2010, saya pengennya lebih intens ngeband sama Uncle Mattsun aja kali ya ? siapa tau makin bagus dan bisa diseriusin. amiin. doain juga ni anak 2008 mau jadi vokalis tetep Uncle Mattsun juga dapet Keyboardis yang jago dan bisa ngomong sunda, amiin lagi.

oh iya, semoga saya berhasil prakprof ke Eropa, dan juga berhasil taun baruan di jepang ntar ke 2011. amiin se amiin amiin nya ya Allah.

yu ah, stay tune in bimasimastodon.wordpress.com yah, ciao !

h1

My Top 10 Favourite Drummers ! (UPDATED)

December 27, 2009

sekarang saya bakal cerita tentang 10 Drummer favorit saya di Dunia, ga hanya di Indonesia aja, heheh, okay, tanpa banyak basa basi, here are they ! (urutan ngaruh loh yah)

10. Mike Portnoy of Dream the Theater


kemampuan bapak yang satu ini ga usah diragukan lagi. one of the best metal, rock and progressive drummer ever. saya pertama kenal Mike Portnoy dari lagu Dream Theater yang judulnya In The Presence Of Enemies-Part I . lagu dari album Systematic Chaos, hmm, sebenernya saya telat dengerin Dream Theater, tapi ga apa apa sih, hahaha. gaya main portnoy yang bener bener teknis, yang ketukan nya ‘kagok’ yang ngebikin saya suka banget sama dia. terus drumset dia yang ribet juga, ngebikin permainan nya enak diliat, sumpah suatu saat, saya pengen punya drumset kaya punya dia :D .

Best songs : Metropolis, Fatal Tragedy, Ytse Jam

9. Gusti Hendy of GiGi


satu satu nya Drummer Indonesia yang masuk list saya ini. heheh, karena saya jarang denger musik Indonesia sih. kenapa Hendy ? ga Gilang Ramadhan ? ato Tyo Nugros ex Dewa ? karena Hendy adalah satu satu nya Drummer bagus Indonesia yang pernah saya liat Drum Solo nya. hemm, pas pertama liat itu langsung suka deh. saya liat dia Drum Solo di Klinik Drum nya Horacio Hernandez (bekas Drummer nya Santana). so powerful !, ini yang saya suka dari Hendy , POWER ! hahahah !!

8. Akira Jimbo of Casiopea


Akira Jimbo pertama saya liat di toko musik NADA. waktu itu pertama kali saya beli Drum, kelas 2 SMA, hehe. saya liat fotonya “anjis, gay gini !?”. ternyata itu foto setelah Akira Jimbo keluar dari band nya dulu, Casiopea, band Jazz Jepang yang bisa dibilang Legendaris. hmm, kenapa Jimbo ? secara skill, dia jago, saya langsung kepincut ngedenger permainan nya di lagu Galactic Funk. ah ribet banget ! ahahah. makin suka sama dia pas saya beli CD ASLI ! IYA CD ASLI LOH ! TIGARATUS REBU harganya ! GILA ! CD ASLI CASIOPEA yang album Minta Jams, cuma ada 7 lagu, tapi ngena banget deh semua nya. makin suka lagi pas saya denger lagu Samba Mania, beneran itu, se lagu lagu, kiri kanan tangan nya main terus ! dan lagi, yang saya suka, dia ngegabungin Digital Drum sama drum akustik, that’s why, he is so : ayey !

Best Songs : Asayake, Galactic Funk, Samba Mania

7. Dave Lombardo of Slayer


kalo double Pedal di drum punya dewa, orang inilah dewa nya, Dave Lombardo. skill drum nya ga main main, speed sama powernya dahsyat, dia gila. mainin double pedal, suaranya udah kaya Machine Gun, hahah. kedengarannya lebay tapi emang gitu. jujur, saya bisa mainin lagu Slayer yang Raining Blood, tapi cuma kuat main sekitar 1 setengah menit pertama aja, kalo dipaksain sampe kesananya, saya ga kuat :p, butuh stamina yang hebat untuk mainin lagu lagu dari Slayer. pertama denger lagunya yang Angel of Death, langsung suka juga, permainan drum Trash Metal yang dari awal sampe akhir jarang berubah tempo, monoton, tapi butuh speed, power dan stamina.

Best Songs : Angel of Death, Raining  Blood, South of Heaven.

6. Brad Wilk of Rage Against the Machine and Audioslave


Sederhana. satu kata yang saya pake untuk melukiskan permainan Brad Wilk. ini yang ngebuat saya suka sama drummer rock yang satu ini, permainan nya ga terlalu ribet. jujur, lagu pertama yang bisa saya mainin di drum itu Killing in the Name nya Rage Against the Machine. bener bener sederhana deh, kecuali bagian solo nya, itu sih, yaa, silahkan direka sendiri, heehhe. basic dia, sesuai sama aliran grup band nya, menurut saya sih Funk, bisa di denger di lagu Guerilla Radio. yah, sekarang saya udah bisa mainin banyak lagu dari RATM, tapi sayang, ga ada yang mau bikin band yang bawain RATM sama saya, hahahaha.

Best Songs : Guerilla Radio, Killing in the Name, Be Yourself (as Audioslave)

5. Shinya Terachi of Dir en Grey


ini salah satu drummer paling keren, secara fisik, ahhaha, iya, dia ganteng ! hahahaha. tapi selain itu, skill nya juga dahsyat. coba denger lagu Stuck Man nya Dir en Grey, kedengaran jagonya dah ! skillful yet powerful, ini kali ya, yang cocok untuk ngedeskripsiin permainan Shinya. hmm, apalagi yah ? sulit untuk dijelaskan pake kata kata, yaah, coba aja deh dengerin Best Songs nya, kerasa banget deh kalo dia jago ! heheh.

Best Songs : Stuck Man, Clever Sleazoid, Agitated Scream of Maggots


4. Shuji Suematsu of Janne da Arc


ini nih, drummer yang sekarang bener bener saya kulik permainan drum nya. bukannya apa apa, tapi emang band saya bawain lagu dari Janne da Arc. sumpah, bener bener susah ngulik permainan om yang satu ini, apalagi kalo lagunya pake double pedal, yucks ! hahah !. bisa dilukiskan dia memiliki permainan yang gayanya ribet, banyak banget pindah pindahnya, dan banyak yang dibikin susah, coba aja denger Furimukeba, sebenernya ini bisa lebih simple dari itu, tapi sama Shuji malah di per ribet ! heheh…

Best Songs : Gekkouka, Black Jack, Shinigami no Kiss


3. Yoshiki Hayashi of X Japan


hmm, sama seperti Dave Lombardo deh kurang lebih. kalo diliat dari gaya permainan. tapi yang bikin saya bener2 respek ama dia, adalah skill nya bikin lagu. 80% lagu X Japan buatan dia. hiii~ terus juga determinasinya, patah tulang leher bukan berarti dia harus berhenti konser ! GILA !

Best Songs : X, Kurenai, Silent Jealousy

2. Lars Ulrich of Metallica


ini nih, drummer legendaris yang saya suka gaya main nya, mr Lars Ulrich ! kalo ditanya, siapa yang paling ingin ditemuin dari list 10 ini, saya paling pengen ketemu sama dia. huhuh, jujur, dari skill ga usah ditanya, kurang lebih sama deskripsi nya sama Brad Wilk, sederhana, tapi kalo dia lebih powerful. hmm, yang saya selalu inget dari Lars adalah, dia adalah Drummer yang pintar, termasuk otak Metallica juga, selain itu, liat aksi panggungnya, dia selalu bisa mendapatkan timing yang pas untuk mengganti stick drum yang patah :p

Best Songs : Master of Puppets, Battery, Damage Inc.

1. Brann Dailor of Mastodon


AKHIRNYA ! sampai juga di penghujung top 10 drummer yang saya suka ! nomer 1 jatuh pada Brann Dailor dari Mastodon ! Proggresiveness, that is simply the reason why I love this young guy ! permainan nya ribet tapi sederhana (gimana yah !?), nyekill tapi ga se teknis Mike Portnoy, karena itu saya suka Brann Dailor ! hahaha, permainan tom tom nya juga juara, yaa, saya emang lebih ngandalin tangan daripada kaki, karena itu saya memilih Brann Dailor di posisi pertama !

Best Songs : Blood & Thunder, Capillirian Crest, Crystal Skull

akhirnya saya memutuskan untuk menambahkan satu orang Drummer lagi dengan status “champion” di tulisan ini. dengan kata lain, saya lebih suka beliau daripada Brann Dailor. kenapa baru ditambahin ? ga apa apa, biar seru aja (bilang aja lupa goblog).

dan juara kita adalah

eng ing eng !

NEIL PEART of RUSH !

kenapa saya milih dia ? jawabannya, liat aja di link ini

btw, saya pake signature stick nya dia loh :D , enakeun banget

h1

Refresh masa SMA ! yippiii~

December 26, 2009

Yoi, gw tiba2 aja pengen ngerefresh gimana masa SMA gw di SMAN 7 Bandung tercinta Tulalit, alias Tujuh Lengkong Alit, Jalan Lengkong Kecil no. 53 Bandung !

About SMAN 7 Bandung -how I get there-

SMA 7 Bandung, hmm, orang orang Bandung, yang berumur sekitar 30an kali ya, pasti kenal SMA ini. sayang, orang orang itu kebanyakan kenal SMA gw dulu ini sebagai SMA tukang tawuran, hmm, emang bener sih begitu :D SMA gw ini juga terkenal dengan aktivitas ke Brigez (geng motor terkenal di bandung) an nya, yang tentunya di angkatan gw juga masih sangat terasa nuansa Brigez nya, tapi, Brigez nya udah ga brutal kaya dulu. masalah tawuran sih, ga pernah gw alamin sih selama gw sekolah di tempat tercinta ini. cuma hampir mah pernah lah, gara2 pas lagi coret coret baju, ada anak Pas-1 alias Pasudan 1 lewat, terus tereak2 (TUJUH ANJING ! TUJUH ANJING !), yang langsung dibalas oleh acungan jari tengah bersama sama. hahah, lovely…

hmm, kenapa gw masuk SMA 7 ? hmm, sebenernya sih, gw pengen banget masuk SMA 8 dulu. kenapa ? karena 8 itu sekolah favorit, dan yang paling penting, deket rumah. tapi sayang, NEM ga mencukupi waktu itu. soalnya matematika cuma dapet 6 pas UAN (padhaal bahasa inggris sama bahasa indonesia diatas rata2 !). sebenernya NEM gw masuk ke SMA 22 bandung, SMA cukup unggulan lah, mungkin paling bagus ke 4 ato ke 5 di Bandung waktu itu,  tapi, gw lebih milih masuk SMA 7 karena selain itu alumni ayah gw, kebetulan pas lagi nerima rapot ade gw yg masih SD waktu itu, ada ibu2 ngegosip, bilang, bahwa anak temen nya yang masuk SMA 22 malah jadi tukang ngobat ! wah kacau ! ya udah, akhirnya gw lebih memilih masuk ke lingkungan yang keras daripada masuk ke lingkungan obat obatan !

dan ternyata, setelah gw masuk SMA 7, BEDA BANGET sama yang ada dalam otak gw. ternyata, asik banget ini sekolah, ada di depan jalan raya, dan sekolahnya kaya Benteng ! asli ! ini kalo tawuran, yang nyerangnya bisa kalang kabut ! coba liat denahnya dibawah ini deh !

ini denah SMA gw ! :)

dijamin ribet deh kalo mo nyerang kesini !. awalnya sih gw ngerasa ga nyaman disini, yaah, karena mungkin sebenernya gw belom nemuin temen yang pas aja, sampe akhirnya, sobat gw pas jaman SD, si ari, ngasih gw pinjem kaset L’arc en Ciel yang Best Clicked 13 Singles kalo ga salah, ini jujur aja, kaset yang ngerubah hidup gw kedepannya. karena ternyata, kaset ini punyanya Archid (yang akhirnya jadi sobat gw sampe sekarang), dan gw kenalan ama si archid ini, dia yang ngajakin gw les bahasa Jepang, hingga gw jadi Japan Freak kaya sekarang. gara gara si Archid ini ! hahaah…

hemm, kehidupan SMA gw yang paling berkesan adalah, saat saat main di warnet yang bernama Gamespy, alias SS. yaa, disini, gw kenalan ama sobat sobat gw lain nya di SMA, Nyoman, Daud, dan tentu saja, Ojun. dengan berkenalan dengan makhluk2 ini lah, gw makin sadar, bahwa segala sesuatu yang orang lain sebut bagus, belom tentu bagus buat kita, dan sebaliknya. disini gw belajar bersosialisasi dengan orang yang lebih tua, seperti Om Jimi dan Pak Iwan. pokoknya, warnet ini udah jadi Second home gw waktu itu. kalo kalian ga bisa nemuin gw di rumah pas SMA, gw pasti ada di warnet ini.

hmm apalagi ya ? oh, kelas Bahasa ! tentu saja ! gw inget pas dulu mau menentukan penjurusan, gw pilih bahasa di pilihan pertama, dan hanya bahasa, karena saya hanya mau bahasa. sebenarnya, pelajaran kimia saya suka, Biologi saya suka (banget) dan Fisika saya benci (banget). matematika juga benci. ini alesan saya masuk bahasa. selain kecintaan pada bahasa tentunya. sebenernya wali kelas saya kelas 1, pak Deni, maksa saya masuk IPA, sampe kalo ga salah, beliau pernah, hampir nyoret pilihan saya ke bahasa jadi ke IPA, kalo saya ga ngomong “pak, saya mending ngapalin kanji pak, daripada rumus fisika, LIEUR PAK !”. akhirnya wali kelas (dan tentunya orang tua saya) merestui saya masuk bahasa. yaay ! disini, saya makin berkembang, karena disini, adalah tempatnya orang orang yang punya pendirian berbeda sama orang lain nya, karena, kebanyakan orang masih menilai, IPA is the best ! IPS is for fools and Bahasa is for Trash ! akhirnya, kami mematahkan asumsi tersebut, dengan (kalo ga salah nih ya), Bimo, temen sebangku gw selama 3 taun di SMA, dapet nilai NEM paling tinggi !  oh yeah ! dan inget banget pas dulu ngetawain anak IPA yang sibuk ngerjain UAN matematika, sementara anak Bahasa berhasil ngerjain UAN bahasa Jerman dalam tempo 30 menit saja, karena memang sangat mudah, haahha..

hemm apalagi yah ? sebenernya sih masih banyak, cuma lagi ga keluar nih, I’ll post it next time deh !

h1

tentang karakter favorit saya di cerita Hajime No Ippo

December 21, 2009

tadinya saya mau nulis tentang karakter favorit saya di One Piece, tapi berhubung One Piece bagi saya lagi ga happening saya memutuskan menulis tentang Hajime no Ippo saja. Hajime no Ippo ini karangan Jyoji Morikawa, cerita tentang seorang bocah yang dulunya selalu dijahili oleh teman nya, hingga suatu hari dia ditemukan oleh Mamoru Takamura, petinju kelas Menengah Jepang. Takamura melihat potensi Ippo sebagai seorang petinju setelah melihat Ippo mementalkan Sandbag di sasana tempat Takamura berlatih. ternyata Ippo mendapatkan kekuatan pukulannya dari hasil membantu ibunya mengangkat barang di kapal memancing.

singkat cerita, akhirnya Ippo menjadi juara Jepang, walaupun akhirnya ia menyerahkan gelarnya tersebut ke komisi tinju Jepang karena ingin menantang tingkat dunia, terutama ingin menantang rival abadi nya Ichiro Miyata (salah satu karakter favorit saya di dunia anime dan manga, hahaha).

dalam perjalanan tinjunya, Ippo menemui banyak lawan kuat seperti Ryo Mashiba, yang memiliki Flicker Jab (sebuah jab yang sangat cepat dan melecut seperti cambuk), yang juga memiliki karakter seorang pembunuh, sehingga ia dijuluki the Excecutioner. Ada juga Ryuuhei Sawamura yang lebih sadis dari Mashiba. dan masih banyak lagi seperti raja dunia tinju amatir Volg Zangiev dan Harimau dari Naniwa Takeshi “Rocky” Sendou.

selain tinju, tentunya kisah manga ini dibumbui dengan humor gila khas orang dewasa dan juga kisah cinta Ippo dengan adik Mashiba, Kumi Mashiba.

di Jepang sekarang, Ippo sudah mencapai volume 80an, saya sendiri sudah punya komik Ippo versi Indonesia yang diterbitkan oleh Level Comic dengan Judul Fight !! Ippo sampai volume 71.

oke, cukup sudah perkenalannya, berhubung ini komik tinju yang benar benar menjunjung tinggi sportivitas, tidak ada yang namanya protagonis dan antagonis disini, semua adalah rival, karena itu, saya akan membahas 2 karakter favorit saya di serial ini, Takeshi Sendou

Takeshi Sendou

19 F-17 W-2 L-0 D (16 KO)

Rival Ippo yang satu ini datang dari Jepang Barat. ia pertama kali bertemu Ippo ketika ia mencoba menyelidiki kekuatan Ippo ketika mereka akan bertanding di final turnamen pendatang baru. Sendou sendiri awalnya merupakan juara pendatang baru di Jepang barat.  Gaya bertarung nya yang brutal dan sadis membuatnya memiliki julukan Harimau dari Naniwa. karena Ippo sendiri mengakui, di atas ring bersama Sendou serasa seperti dikurung di dalam kandang macam bersama seekor macan.

Sendou terkenal memiliki pukulan keras dan footwork yang lincah di atas ring, pukulan andalan nya adalah Smash, bisa kalian cari di youtube referensinya, Smash ini adalah pukulan yang sama dengan pukulan Smash milik Donovan Ruddock, seorang petinju kelas berat di dunia nyata. teknis pukulan ini adalah mengambil ancang ancang dari bawah, seperti akan melakukan sebuah Uppercut, tapi ia melepas pukulan tersebut seperti Hook yang menyamping dari kiri bawah ke kanan atas. ia dijuluki Rocky bukan Rocky Balboa nya Sylvester Stallone tapi dari seorang petinju yang seumur hidupnya tidak pernah kalah yang bernama Rocky Marciano (ada juga di dunia nyata).

Sendou ini sempat menjadi juara kelas bulu Jepang sebelum akhirnya gelar itu direbut oleh Ippo. Sendou meraih gelar juara ini melalui pertarungan hidup mati melawan petinju Rusia yang juga rival Ippo, Volg Zangiev. Akhirnya Sendou kehilangan gelarnya di pertarungan pertahanan gelar ke-3 setelah di KO oleh Ippo.

h1

it’s been a while since my last posting…

December 21, 2009

hahah, udah lama banget gw ga update blog ini. kenapa ? karena males, dan ga ada ide, jujur aja dah.

yah mulai sekarang gw bakal mulai ngupdate ini blog lagi lah, sayang soalnya id nya udah dibikin, keren lagi, bimuroray.. tapi berhubung sekarang saya lagi kurang sehat, cerita ceritanya di posting berikut nya saja okey !?